IDNAI

7 Handphone yang Gagal Total di Pasaran padahal Diprediksi Sukses

Semakin hari, produsen handphone semakin berlomba membuat pengembangan
supaya produknya laris di market penjualan. Kompetisi makin ketat, beberapa nama yang
dahulu terkenal malah saat ini terjerumus. Lebih parahnya , ada beberapa produk
handphone yang tidak berhasil di market penjualan serta pada akhirnya selesai jadi
rongsokan.
Kurang lebih, produk handphone apa sih yang tidak berhasil di market penjualan? Silahkan
kita urutkan dari yang terlawas sampai yang paling baru. Cek this out!
1. Nokia N-Gage (2003)
Siapa yang tidak tahu hp fantastis ini? Nokia N-Gage pertama-tama
dikeluarkan pada 7 Oktober 2003 serta dibuat spesial jadi telephone pandai,
sekaligus juga konsol permainan pegang. Nokia N-Gage mempunyai OS Symbian v6.1.
Kelihatan menjanjikan untuk menarik orang yang addict dengan game?
Kenyataannya tidak, malah Nokia N-Gage tidak berhasil di market penjualan. Ini
sebab beberapa tombol tidak direncanakan untuk bermain game. Akhirnya, banyak
pemakai yang akui tidak nyaman bermain game dengan Nokia N-Gage. Di tahun
seterusnya, Nokia meluncurkan versus koreksi dari hp ini, yang dikenalkan jadi
Nokia N-Gage QD.
2. Motorola Rokr E1 (2005)
Motorola Rokr E1 dikeluarkan pada 7 September 2005 serta adalah hp
pertama yang terpadu dengan service pemutar musik iTunes punya Apple. Ini
adalah hp dengan design candybar serta mempunyai antarmuka yang seperti dengan
iPod, pemutar musik bikinan Apple.
Tetapi, Motorola Rokr E1 cuma diperlengkapi dengan kartu ingatan microSD
memiliki ukuran 512 MB serta dapat di-upgrade sampai optimal 1 GB saja.
Parahnya, firmware-nya cuma dapat berisi 100 lagu saja. Diluar itu, transfer
file musik termasuk lamban serta kurang suport USB berkecepatan tinggi. Tidak
bingung bila penjualannya dibawah harapan, meskipun promo serta pemasarannya
optimal.
3. Blackberry Storm (2008)
Blackberry Storm ialah handphone monitor sentuh yang ditingkatkan oleh
Research in Motion (RIM), perusahaan tehnologi asal Kanada. Pertama-tama
dikeluarkan pada 14 November 2008, pesaing penting Blackberry Storm pada saat
itu ialah iPhone, yang terlebih dulu dikeluarkan pada 29 Juni 2007.
Ketidakberhasilan Blackberry Storm ialah RIM telat mengerti jika hp
monitor sentuh ialah satu hari esok yang cemerlang. RIM makin banyak
menghasilkan hp dengan keyboard QWERTY serta telat membuat ponsel monitor
sentuh.
Walau dikeluarkan dengan monitor sentuh, kenyataannya monitor sentuh
Blackberry Storm condong tidak responsive serta seringkali alami bug. Serta,
kritikus New York Times, David Pogue memperbandingkan pengalaman menggunakan
Blackberry Storm seperti menggunakan mesin tulis manual. Apa seburuk itu?
4. Motorola Aura R1 (2009)
Tolong jangan ketawa, sebab Motorola Aura R1 seringkali dikatakan sebagai
dumbphone oleh beberapa kritikus di luar sana. Ini sebab memiliki bentuk yang
aneh dengan monitor berupa bulat serta kecil, tetapi pada harga yang tidak
logis, yaitu US$2 ribu atau sama dengan Rp18,8 juta di tahun itu! Angka ini
sudah dihitung dengan kurs IDR pada USD di tahun 2009 dimana US$1 sama dengan
Rp9.403.
Motorola menyengaja mendesain hp ini seperti jam tangan tangan yang
elegan, tetapi fakta kebalikannya dengan harapan. Motorola Aura R1 tidak laris,
sesaat merek lain di saat itu lebih konsentrasi membuat hp dengan mode QWERTY
atau monitor sentuh.
5. Microsoft Kin One & Kin Two (2010)
Microsoft Kin One serta Kin Two mulai tersebar di market penjualan pada 14 Mei
2010. Dalam tempo dua bulan, Verizon berhenti jual ponsel ini sebab penjualannya
yang jelek. Walau sebenarnya, Microsoft Kin One serta Kin Two direncanakan
untuk pria serta wanita muda berumur 15-30 tahun serta dibuat supaya pemakai
lebih gampang bersosialisasi dengan sesamanya.
Alokasi dana US$1 miliar yang diberi Microsoft untuk investasi serta
peningkatan basis Microsoft Kin berasa percuma. Akhirnya, dalam sekejap, ponsel
ini tidak dibuat serta tidak tersebar di market penjualan.
Yang mengakibatkan Microsoft Kin anjlok di market penjualan bukan karena hanya
penjualan yang jelek, dan juga sebab iklan yang tidak patut serta dipandang
mempromokan sex. Diluar itu, ketidakberhasilan sebab Verizon Wireless dipandang
kurang pandai dalam mempromokan handphone ini.
6. AEsir AE+Y (2011)
Satu kelompok hp yang dibuat elegan, tetapi selesai jadi barang rongsokan:
AEsir AE+Y. Hp ini mempunyai susunan emas di permukaannya serta di jual pada
harga £36.000 atau sama dengan Rp506,77 juta! Angka ini sudah dihitung dengan
kurs IDR pada Poundsterling di tahun 2011, dimana £1 sama dengan Rp14.077.
Mirisnya, pada saat merek lain berlomba membuat hp monitor sentuh, AEsir
AE+Y malah bertahan dengan keypad kuno. Serta, hp ini tidak dapat dibikin
menelusuri internet atau aplikasi! Lalu, untuk apa membuang-buang uang untuk hp
ini? Tidak bingung bila hp ini tidak berhasil di market penjualan. Who’s gonna buy it,
anyway?
7. Samsung Galaxy Note 7 (2016)
Paling akhir, siapa sich yang tidak mengenal Samsung Galaxy Note 7?
Sebelum dikeluarkan pada 19 Agustus 2016, smartphone ini memetik pujian dari
beberapa faksi. Tetapi kenyataannya smartphone ini jadi hanya satu ponsel yang
dilarang untuk dibawa melancong melalui udara, sebab baterainya yang rawan
panas, terbakar serta meledak. Mengerikan!
Cukup banyak Galaxy Note 7 yang terbakar, meledak serta mencederai
pemiliknya. Untuk menghindarkan kerugian selanjutnya, faksi Samsung juga
putuskan untuk menarik smartphone ini. Walau sebenarnya, bila tidak punyai
permasalahan pada baterainya, smartphone ini bisa menjadi hit serta bisa
menandingi iPhone.
Nah, itu 7 handphone yang tidak berhasil di market penjualan. Apa kamu pernah
mempunyai salah satunya?

Bagikan :

Artikel Terkait !

  • Xiaomi
  • Oppo
  • Samsung
  • Vivo
  • Infinix
  • CSS Minify
  • Font HTML
  • Parse
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube